kepada satu nama yg akhir-akhir ini mengisi hari-hariku lewat pesan singkatmu.
aku tak mengerti dengan keputusanku.
apa aku pasrah ketika meng'iya'kan kamu menjadi bagian dari sejarah hidupku.
apa aku pasrah ketika dia yg kuingin tak kunjung datang mencintaiku.
menerimamu awalnya hanya iseng melepaskan kekesalanku terhadap ketidakpastian cintanya.
tapi aku jujur,, karna ini aku sulit melepaskanmu.
aku melihat usahamu mempertahankan 'kita'
ini makin menyulitkan aku melepaskanmu.
apakah pantas bagiku mempertahankanmu?
seseorang yang tidak aku cintai..
jangan tanyakan mengapa begitu cepat aku menerimamu..
tanpa pertimbangan aku menjawab 'iya'
karna jawaban seharusnya adalah : aku capek menunggunya.
aku capek mempertanyakan kepastianya.
aku capek menjadi yang tersakiti olehnya terus-menerus.
dan aku salah membiarkanmu masuk ke bagian itu.
menyakitimu karna menunggunya.
maafkan semuanya.
maafkan salahku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar